Tuesday, 2 February 2016

Kalimat Utama



            Kalimat utama yang sering disebut pikiran pokok, pikiran utama, gagasan utama, gagasan pokok, atau ide pokok, merupakan kalimat topik yang menjadi tumpuan untuk mengembangkan isi paragraf. Jadi, kalimat utama itu adalah ide utama sebuah paragraf. Masing-masing paragraf memiliki 1 kalimat utama. Kalimat utama ini biasanya terletak di awal paragraf (deduktif) atau di akhir paragraf (induktif). Pada umumnya, kalimat utama terletak di awal paragraf. Untuk paragraf induktif (kalimat utama yang berada di akhir paragraf), memiliki ciri, biasanya diikuti kata oleh karena itu, oleh sebab itu, maka, atau jadi.
Contoh paragraf deduktif (paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal):
            Semua warga desa bergotong royong menghijaukan tanah tandus. Pak Lurah datang mengawasi penanaman bibit. Anak-anak menggali lubang, bapak-bapak menanam pohon, dan ibu-ibu menyiram pohon.
Kalimat utamanya adalah “semua warga desa bergotong royong menghijaukan tanah tandus.”

Contoh paragraf induktif (paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf):
            Setiap orang tua tentu berharap anaknya kelak menjadi orang sukses. Indikator kesuksesan biasanya dilihat dari pekerjaan. Itulah mengapa banyak orang tua yg berbondong-bondong mengirimkan anaknya ke sekolah-sekolah favorit dengan harapan agar nantinya sang anak dapat bersaing di dunia kerja yg semakin keras. Pendidikan yg tepat bagi anak sebenarnya tidak harus sealu dengan mengirimkan mereka ke sekolah faforit, melainkan dengan cara mengarahkan sang anak sesuai minat dan bakat mereka. Oleh karena itu, orang tua sebenarnya memiliki peran yg sangat penting untuk menentukan pekerjaan apa yg sesuai dengan sang anak.
Kalimat utamanya adalah “Oleh karena itu, orang tua sebenarnya memiliki peran yg sangat penting untuk menentukan pekerjaan apa yg sesuai dengan sang anak.”

Bacalah bacaan di bawah ini!

Menanam Padi


Keluarga Pak Wiryo adalah keluarga yang rukun. Mereka saling membantu dalam bekerja. Hari ini keluarga Pak Wiryo pergi ke sawah. Mereka akan menanam padi. Pak Wiryo dibantu Bu Wiryo dan kedua anaknya, yaitu Lina dan Teguh.
Pak Wiryo dan Bu Wiryo menyiapkan benih yang akan ditanam. Mereka mencabuti benih yang telah disemaikan. Agar akarnya tidak putus mereka mencabuti dengan hati-hati. Benih yang sudah dicabuti dibawa Teguh ke petak sawah yang akan ditanami. Setiap petak mendapat sejumlah tumpukan benih.
Setelah selesai mencabuti benih, Pak Wiryo dan Bu Wiryo menanam benih tersebut. Teguh juga tidak mau ketinggalan. Mereka menanam benih dengan cekatan. Sambil berjalan mundur benih itu ditanamkan. Walaupun cuaca agak panas, mereka tetap bersemangat menanam benih. Sementara itu, Lina menyiapkan minuman dan makanan kecil di gubuk.
Pukul 11.00 semua beristirahat di gubuk. Lina segera melayani bapak, ibu, dan kakaknya. Mereka makan dengan lahap karena mereka terlihat sangat letih. Lina juga ikut makan. Dalam sekejap, hidangan yang disediakan Lina habis. Setelah selesai makan mereka beristirahat sebentar, kemudian kembali melanjutkan pekerjaan masing-masing. Pak Wiryo, Bu Wiryo, dan Teguh kembali menanam benih padi sedangkan Lina membersihkan peralatan makan.
Pukul 13.30 mereka selesai menanam benih. Setelah berkemas dan membersihkan diri, mereka segera pulang. Teguh dan Lina sangat senang bisa membantu pekerjaan orang tuanya. Pak Wiryo dan Bu Wiryo pun bangga terhadap anak-anaknya.


Latihan:
Bacaan di atas terdiri dari lima paragraf. Carilah masing-masing paragraf tersebut!

1. Kalimat utama paragraf  1: ___________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________

2. Kalimat utama paragraf  2: ___________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________

3. Kalimat utama paragraf  3: ___________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________

4. Kalimat utama paragraf  4: ___________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________

5. Kalimat utama paragraf  5: ___________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Post a Comment

Anugerah

Dari pinggiran trotoar yang kehilangan hangatnya matahari, seorang anak menangis setengah mengigil. Beberapa keping uang receh digenggaman...